Cara Menemukan Ide


  Cara Menemukan Ide dan Mengistiqomahkan Niat 

 Masalah seorang penulis adalah menulis, maka mulailah menulis.Menulis tentang apa saja, bebaskan diri, hilangkan semua kehawatiran mulailah “Phutut EA” 

Bagaimana cara memulainya,cara menemukan idenya?     

Lagi concern tentang apa?

Lagi baca buku apa?

Lagi resah tentang apa?

Apa yang sedang mengganjal?

Lagi nonton tentang apa?

Lagi viral tentang apa?

Lagi di situasi, dan zona apa? 

Nah dari sini kita bisa mulai dan mengembangkan tulisan kita dari ide- ide yang mengganjal atau pun kita lagi di zona dan resah tentang sesuatu. Setelah kita menemukan ide kita harus konsisten dengan apa yang telah kita buat, kita harus selesaikan apa yang telah kita mulai dan selalu  tuliskan ide yang datang tiba- tiba. 

1.Buat outiline tulisan

    Outline tulisan adalah garis besar atau poin utama, jadi bisa membuat outline terlbih dahulu untuk perencanaan kedepan 

2. Tetapkan jadwal membaca atau observasi

        Membaca dan observasi sanagat di perlukan untuk seorang penulis , karena penulis yang baik pastinya harus membaca terlebih dahulu untuk mnyerap pengetahuan dan menambah pembendaharaan kata.

3. Tetapkan jadwal menulis 

    Hal ini juga hal yang paling penting untuk setiap penulis karena jika tidak di tetapkan jadwal maka proses tulisan akan terganggu dan sulit untuk di selesaikan.

4.Tuliskan ide-ide yang mengganggu

     Tuliskan segera ide yang mncul tiba- tiba sebelum ide tersebut hilang, ide bisa di tuliskan di file atau buku khusus dan bisa di kembangkan ketika tluisan sebelum nya telah selesai.

5.Temukan mentor atau teman menulismu

       Mentor di perlukan untuk berbagi ilmu ketika susah menemukan ide dan sulit menyelesaikan tulisan yang kita mulai, dan tulisan melebar tidak sesuai tema yang di buat dan akibatnya tulisan pun terbengkalai, serta mentor mampu menyuntikan semangat dalam diri kita.

6.Selalu ingat alasan atau niat mengapa memulai 

  Alasan kita memulai adalah berbagi kebermanfaatan jadi ketika mulai lelah, ingat kembali alasan kenapa kita memulai.

Agar selalu ingat dengan niat tersebut selalu berpura- pura jadi gelas kosong yang selalu kekurangan ilmu, dan harus ikhas menerima ilmu. “sesungguhnysa setiap amalan tergantung pada niatnya” Hr. Bukhari-Muslim. 

Jadi mulai sekarang rencana kan tulisan yag akan di buat karena “ if you fail to plan you plan to fail” 


0/Post a Comment/Comments

mari berbagi komentar dengan baik, gunakan bahasa yang baik dan benar

Lebih baru Lebih lama
Ads1
Ads2